Cegah Konflik Sosial, Tiga Pilar Desa Jetis Menghadap Bupati Madiun Bahas Penertiban Makam Dusun Pandansari

 0  1
Cegah Konflik Sosial, Tiga Pilar Desa Jetis Menghadap Bupati Madiun Bahas Penertiban Makam Dusun Pandansari

MADIUN – Persoalan lahan pemakaman umum yang semakin terbatas kerap menjadi isu sensitif di tengah masyarakat. Menyikapi dinamika yang terjadi di Dusun Pandansari terkait rencana penertiban bangunan makam (kijing), Tiga Pilar Desa Jetis mengambil langkah proaktif dengan melakukan audiensi langsung kepada Bupati Madiun.

Pada Sabtu (24/1/2026) malam, rombongan yang terdiri dari Kepala Desa Jetis, Ketua BPD, Kepala Dusun, serta didampingi Bhabinkamtibmas Polsek Dagangan dan Babinsa, diterima langsung oleh Bupati Madiun, H. Hari Wuryanto, S.H., M.Ak., di Pendopo Muda Graha.

Kronologi Permasalahan

Bhabinkamtibmas Desa Jetis, Aiptu Hariono, S.H., menjelaskan bahwa pertemuan ini bertujuan untuk melaporkan perkembangan situasi terkait rencana penertiban makam di Dusun Pandansari. Rencana tersebut sejatinya merupakan hasil musyawarah mufakat masyarakat setempat, mengingat kondisi Tempat Pemakaman Umum (TPU) yang sudah padat dan penuh.

Namun, dalam pelaksanaannya, muncul keberatan dari salah satu pihak keluarga (ahli waris dari Alm. Mbah Kairun) yang merasa kurang berkenan dengan penertiban tersebut. Hal ini memicu kekhawatiran akan timbulnya gesekan sosial di lingkungan desa.

Arahan Bupati: Utamakan Musyawarah

Dalam pertemuan yang berlangsung mulai pukul 20.00 WIB tersebut, Bupati Madiun mendengarkan aspirasi yang disampaikan oleh Camat Dagangan, Joko Susilo, dan Tim Panitia Penertiban Makam.

Menanggapi hal tersebut, H. Hari Wuryanto memberikan arahan tegas namun humanis. Beliau meminta agar permasalahan ini disikapi dengan kepala dingin. Bupati menyarankan agar dilakukan musyawarah ulang dengan pendekatan kekeluargaan kepada pihak yang keberatan.

"Bapak Bupati berpesan agar memberikan penjelasan yang baik dan logis kepada ahli waris yang komplain. Jangan sampai masalah ini menimbulkan perpecahan di tengah masyarakat Dusun Pandansari. Kuncinya adalah komunikasi yang santun," ungkap Aiptu Hariono mengutip arahan Bupati.

Polri Kawal Guyub Rukun

Kehadiran Bhabinkamtibmas dalam audiensi ini menegaskan komitmen Polsek Dagangan untuk mengawal situasi Kamtibmas agar tetap kondusif. Aiptu Hariono menyatakan siap memfasilitasi mediasi lanjutan demi menjaga kerukunan atau suasana guyub rukun yang selama ini terjaga di Desa Jetis.

"Kami akan terus mendampingi proses ini. Tujuannya satu, solusi yang diambil harus bisa diterima semua pihak tanpa meninggalkan rasa sakit hati, demi kedamaian lingkungan kita bersama," pungkasnya.

Pertemuan berakhir dengan situasi aman dan lancar, membawa "oleh-oleh" berupa solusi bijak yang akan segera ditindaklanjuti oleh Pemerintah Desa Jetis.

(Tim Redaksi)

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
Redaksi Kami berkomitmen memberikan pelayanan informasi yang cepat dan tepat