Kabar Sirapan: Aipda Budianto dan Tokoh SH Terate Sepakat Jaga Keamanan Jelang Parluh
MADIUN – Atmosfer Kabupaten Madiun sebagai "Kampung Pesilat" mulai menghangat menjelang perhelatan akbar Parapatan Luhur (Parluh) Persaudaraan Setia Hati Terate (SH Terate) yang dijadwalkan pada 6-8 Februari 2026. Guna menjaga suhu Kamtibmas tetap sejuk dan kondusif, aparat kepolisian gencar melakukan pendekatan persuasif ke basis-basis perguruan di tingkat desa.
Langkah ini pula yang dilakukan oleh Polsek Nglames melalui Bhabinkamtibmas Desa Sirapan, Aipda Budianto. Pada Selasa (27/1/2026) pagi, ia melaksanakan kunjungan silaturahmi ke kediaman Saudara Arief, Tokoh SH Terate Rayon Sirapan di RT 10.
Pesan Persaudaraan: Percayakan pada Pusat
Dalam pertemuan yang berlangsung santai mulai pukul 09.30 WIB tersebut, Aipda Budianto berdiskusi intensif dengan Mas Arief terkait dinamika keamanan jelang Parluh. Pesan utama yang dibawa adalah pentingnya menjaga ketertiban umum dan mencegah adanya pengerahan massa yang tidak perlu.
"Kami meminta bantuan Mas Arief selaku tokoh di Rayon Sirapan untuk menghimbau saudara seperguruan agar tetap tenang. Tidak perlu ada pergerakan massa atau konvoi menuju lokasi Parluh. Mari kita percayakan sepenuhnya mekanisme organisasi kepada Pengurus Pusat," ujar Aipda Budianto.
Komitmen Jaga Nama Baik Perguruan
Upaya Cooling System ini disambut positif. Saudara Arief menegaskan komitmennya untuk mendukung kepolisian dalam menjaga keamanan wilayah Desa Sirapan dan sekitarnya. Ia berjanji akan meneruskan himbauan tersebut kepada seluruh anggota perguruan di tingkat Rayon.
"Kami sepakat untuk menjaga situasi tetap kondusif. Saya akan sampaikan ke dulur-dulur di bawah untuk tidak terpengaruh isu-isu provokatif dan tidak melakukan pergerakan ke lokasi acara demi kebaikan bersama," tegas Arief.
Sinergi Kunci Keamanan Madiun
Sinergitas antara Polri dan tokoh pencak silat di akar rumput seperti ini dinilai sangat efektif. Dengan komunikasi yang baik, potensi gesekan maupun arak-arakan yang kerap meresahkan pengguna jalan dapat diminimalisir sejak dini.
Hingga kegiatan sambang berakhir, situasi di Desa Sirapan terpantau aman dan lancar. Kolaborasi ini diharapkan menjadi contoh bahwa para pendekar di Madiun mampu menjadi pelopor keamanan dan ketertiban masyarakat.
(Tim Redaksi)
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0







